Tensei Shitara Slime Datta Ken – Chapter 161

Chapter 161

Calgurio membuka matanya sambil merasakan sebuah kehangatan lembut yang menyelubungi dirinya.

(Di-dimana ini?)

Dia tidak dapat mengingat apa yang telah dia lakukan sampai sekarang.

Seorang gadis berambut perak, dia terlihat seperti berumur sepuluh tahun dan memiliki senyuman seperti seorang malaikat, ia sedang sibuk mengerjakan sesuatu.

Dia melihat ke sampingnya dan melihat rekannya yang terluka ―― tebaknya itu adalah Krishna ――, dimana gadis itu meletakkan tangannya padanya. Tangan itu mengeluarkan cahaya dan semua cahaya itu masuk ke dalam rekannya yang terluka.

Setelah beberapa waktu, orang itu ―― dia adalah Krishna ―― juga terbangun, dan dia melihat kembali pada Calgurio.

Mirip seperti dirinya sendiri, Krishna juga terbangun dalam keadaan kebingungan, juga tidak menyadari situasinya saat ini.

Gadis berambut perak itu terus melakukan tugas yang sama, tanpa menyadari bahwa dia dan Krishna telah terbangun.

Setelah melakukan hal itu pada ~ 100 orang di ruangan yang sama seperti mereka, dia merasa puas lalu dia mengangguk, dan menghadap kearah Calgurio.

“Hei, kau sudah bangun kan? Masih merasa sakit? Bisakah kau memberitahuku tentang namamu? ”

Gadis itu bertanya dengan nada biasa.

Tidak, dia tidak merasakan akan ketidaknyamanan apapun.

Salah satu alasannya mungkin adalah efek penyembuhan dari keimutan gadis itu, tetapi alasan utamanya adalah bahwa kehadirannya telah menenangkan ketegangan yang melayang di udara.

Melihat Calgurio dan yang lainnya terlihat ragu-ragu,

“Huh? Bukankah itu berfungsi? Kupikir aku telah mengikuti ritual dengan sempurna …… ”

Gadis itu membuat wajah yang terlihat bermasalah.

Rupanya, dia dan yang lainnya telah melakukan ritual yang dilakukan pada mereka, tetapi tubuhnya tidak merasakan adanya sesuatu yang aneh.

Tepatnya, dia memang memiliki beberapa kelelahan.

Saat ini, dia ingat bahwa mereka saat ini sedang berperang melawan Tempest.

“Di mana dia? Apa yang terjadi pada iblis berambut merah itu? Apakah kami benar-benar bertahan hidup? ”

Teriak Calgurio.

Dengan pernyataan itu, yang lain juga akhirnya ingat akan kejadian sampai pada titik itu, dan menyadari keanehan akan situasi mereka saat ini.

Memang, Calgurio dan yang lainnya telah dibunuh oleh sang iblis Diablo.

Serangannya sama sekali tidak berguna, tangan Diablo telah menembus dadanya dan merobek jantungnya. Calgurio mengingat semua itu.

Itulah mengapa dia meragukan fakta bahwa dia sekarang masih hidup.

“Oh, sudah ingat sekarang? kau ingat namamu? ”

Gadis itu bertanya lagi padanya.

“Namaku Calgurio. Akulah jenderal yang bertanggung jawab atas Pasukan Lapis Baja Kekaisaran, dan aku dipercaya sebagai panglima tertinggi untuk operasi kali ini. Detail operasi bersifat rahasia, jadi maafkan aku, aku tidak bisa mengatakannya. Daripada itu, apakah kau yang telah menyelamatkan kami? ”

Dia berkata dengan nafas yang terus menerus terengah-engah.

Untuk menyelamatkan mereka dari kesulitan mereka saat ini berarti dia seharusnya sangat kuat.

Mereka telah ditangkap oleh Demon, bukan, Demon Lord.

Untuk menyelamatkan mereka dari ancaman semacam itu, Calgurio tidak dapat membayangkannya sebagai sesuatu selain ‘Pahlawan’.

Gadis itu mungkin adalah salah satu Pengawal Pribadi Kaisar di peringkat 1 hingga 10, tetapi keahlian yang telah dia capai sendiri telah menimbulkan keraguan pada teori itu.

Bahkan, jika dia adalah seorang Pengawal, Calgurio pasti akan mengenali wajahnya, dan mereka akan bekerja bersama selama misi.

Dia adalah seseorang yang terlalu kuat baginya untuk membuat dirinya tidak dapat mengetahuinya.

“Hm? Kau tahu, kami adalah orang-orang yang mengurus ‘operasi’ kecilmu, kau tahu? kau mungkin telah salah memahami sesuatu, dan aku akan menjelaskannya secara detail, tetapi, kalian semua sudah mati. Apa kau tidak ingat bahwa semua prajuritmu telah mati? Yah, beberapa mungkin selamat, tetapi mari kita membahasnya nanti. Kulihat ingatanmu baik-baik saja, berarti ritual itu sukses. Baiklah kalau begitu. Senang bertemu denganmu, aku Rimuru. Demon Lord Rimuru. Saat ini bertindak sebagai raja negeri ini. Salam (TN: yoroshiku). Juga, aku akan mengatakan ini jika kau belum mengetahuinya, tetapi aku adalah orang yang telah menghidupkan kalian kembali. Untuk detail tentang hal itu, kalian akan segera mengetahuinya.”

Calgurio tidak bisa mengerti kata-kata yang diucapkan kepadanya dan dia menjadi bingung.

Ketika arti akhirnya dia mengerti, Calgurio membuka matanya selebar mungkin dan mengamati gadis itu dari ujung kepala sampai ujung kaki. (TN: lolicon)

Gadis ini adalah Rimuru.

Dia adalah musuh yang seharusnya mereka kalahkan.

Dia adalah Demon Lord Rimuru, salah satu pilar Octagram saat ini.

Gadis kecil ini !?

Dihidupkan kembali katanya? Siapa? Kami katanya !?

Keterkejutan dan kebingungan, dan terlebih ketakutan telah berputar-putar di dalam hati Calgurio.

Tapi bukan hanya dirinya, setiap orang yang telah dihidupkan kembali di ruangan berbagi perasaan yang sama dengannya.

Mereka membutuhkan sedikit waktu untuk mengumpulkan pemikiran mereka yang hilang.

βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’

Mengesampingkan Calgurio dan rekan yang sedang bingung, aku keluar dari tenda.

Sekitar 100 orang yang ada di dalam adalah orang-orang yang telah Diablo bunuh, Jenderal tentara dan para penasihatnya.

Boleh dikatakan yang paling bertanggung jawab atas invasi ini.

Aku dengan berhati-hati mencoba ritual kebangkitan sebagai eksperimen, dan hasilnya luar biasa.

Tentu saja, ini hanya untuk membuat mereka bertanggung jawab.

Dengan demikian, kami telah mendirikan penghalang di sekitar tenda, dan Souei bertugas untuk berjaga-jaga.

Melarikan diri itu tidak mungkin.

Nah, untuk penghidupan kembali, itu hanya sebagian.

Aku tidak punya alasan untuk mengembalikan jiwa mereka.

Merekalah yang menyerang lebih dulu, jadi menjadi sekarat itu ganjarannya.

Tapi, karena berbagai alasan, aku harus pergi dan melakukan ritual kebangkitan pada mereka.

Ritual ini dapat menghidupkan kembali seseorang untuk sementara.

Setelah waktu itu ketika Shion mati, Raphael mulai menganalisis sifat-sifat jiwa.

Permata jiwa yang aku ambil dari Clayman menggunakan jiwa manusia sebagai komponen dasarnya.

Benda Ini membawa energi sekitar 10.000 jiwa.

Namun, kekuatannya memiliki batas waktu, dan itu hanya bisa digunakan sebagai sebuah semburan dari penguatan energi yang sangat tinggi.

Menurut analisis Raphael, sekitar 100 jiwa manusia yang menyatu dapat digunakan untuk membuat permata penguatan energi seperti itu.

Terlepas dari namanya, itu bukan barang bagus.

Doping instan dapat bermanfaat, tetapi tidak bijaksana untuk mengandalkannya, jadi Raphael telah memecahnya ke tingkat jiwa.

Dan karena prosesnya bisa terjungkir-balik, dia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mempelajari tentang jiwa.

Untuk semua makhluk, jiwa memiliki komponen kualitas dan kuantitas.

Selain kualitas, flora dan fauna memiliki jiwa-jiwa dengan energi yang sangat sedikit.

Dibandingkan dengan itu, jumlah dalam jiwa manusia itu sangat besar.

Apakah itu banyaknya energi di dalam seseorang atau semua manusia itu belum dikonfirmasi.

Apakah mereka benar-benar menggunakan energi ini? Itu tergantung pada skill mereka yang menggunakan energi jiwa tersebut.

Data yang terukir pada jiwa, akan menjadi satu dengan pemikul jiwa.

Adapun apakah mungkin untuk memasukkan data ini secara langsung, itu tidak begitu sederhana.

Pertama-tama, ada ego, yang diselimuti oleh Nucleic Heart.

Di sanalah semua data terukir.

Kristalisasi energi di sekitar Nucleic Heart terbentuk menjadi jiwa.

Permata Kepemilikan adalah sebuah wadah yang memproyeksikan tentang hati ini.

Hati tidak memiliki energi sendiri, tetapi egolah yang memilikinya.

Jadi adalah hal yang mungkin untuk memiliki ego tanpa harus memiliki jiwa yang cukup kuat untuk menggunakan skill.

Dan Permata Kepemilikan mampu menggunakan Energi Roh sebagai pengganti cadangan energi internal seseorang.

Tapi itu punya batas, mengingat kualitas setiap energi itu berbeda.

Yah, itu adalah mainan sederhana untuk menikmati Labirin sehingga batasnya tidak akan menjadi masalah.

Intinya adalah, bahkan jika Nucleic Heart memiliki data skill yang terukir di dalamnya, tanpa Energi Jiwa yang cukup, skill itu tidak akan dapat digunakan.

Untuk menghidupkan kembali Calgurio dan rekan-rekannya. pada kesempatan ini, aku menggunakan Permata Kepemilikan.

Mengekstrak jiwa, dan mengambil inti itu dari itu, aku menaruhnya di Permata.

Membuat Permata Kepemilikan itu sederhana, kurang dari 1% jiwa seseorang orang itu dapat digunakan dari jiwa mereka yang telah dikumpulkan.

Aku tidak kehilangan apa pun, tetapi itu adalah tugas yang melelahkan.

Aku menyembuhkan mayat dengan sihir dan memasukkan Permata Kepemilikan.

Maka Nucleic Heart orang itupun dikembalikan.

Itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tetapi dengan kemampuan komputerisasi gila milik Raphael-san, itu adalah tugas yang dapat dibuat jauh lebih mudah.

Dia mengidentifikasi setiap individu, memilah-milah dan mengambil dari data genetik dan spiritual mereka, semua hampir seketika, jadi dia harus benar-benar disebut sebagai -sensei daripada -san.

Dengan proses ini, adalah hal yang mungkin untuk menggunakan kembali tubuh itu, dan menggunakan Permata Kepemilikan untuk membuatnya berhasil mencapai kebangkitan.

Metode ini masih memiliki kekurangan.

Pertama, itu sangat melemahkan orang yang dihidupkan.

Tentunya, karena aku tidak menyertakan Energi jiwa mereka.

Mulai sekarang, bersama dengan semua skill mereka yang telah disegel, penggunaan sihir dapat menyebabkan beberapa masalah.

Tetapi kekuatan dari tubuh asli mereka itu masih sama, dan jika mereka tidak pernah benar-benar bergantung pada skill atau sihir apa pun, mereka akan baik-baik saja.

Dan untuk kekurangan yang lainnya. Dan aku benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa.

Mereka yang tubuhnya tidak tersisa, tidak dapat dihidupkan kembali. Tentu saja.

Aku bukan Tuhan yang mahakuasa. Tanpa data fisik dari tubuh untuk dibandingkan, aku tidak dapat melakukan apa pun dengan data jiwa.

Aku secara teknis dapat menempatkan mereka di dalam automata, Tapi apakah itu benar-benar layak?

Aku tidak punya cukup automata.

Aku benar-benar tidak memiliki kewajiban apa pun atau aku tidak memiliki keuntungan untuk melakukan hal sebanyak itu.

Mari kita ikuti pemikiran seperti: mereka tidak beruntung.

Jika satu bagian tubuh saja masih tetap ada, sihir perbaikan adalah hal yang mungkin ―― Tidak mungkin untuk mereproduksi jiwa, jadi sihir kebangkitan bukanlah pilihan dalam kasus itu―― tetapi beberapa dari mereka bahkan tidak memiliki bagian sebanyak itu.

Ada yang benar-benar telah menjadi abu karena ‘Nuclear Flame’ Ultima dan yang lainnya bahkan DNA mereka hancur dengan ‘Death Streak’ milik Testarossa.

Namun yang lain telah mati pada tingkat yang sangat merusak spiritul dari suatu ketakutan yang tak dapat diatasi.

Grup terakhir ini tidak menerima sihir penyembuhan apa pun, jadi aku benar-benar tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Akibatnya, lebih dari 200.000 orang tidak dapat dihidupkan kembali.

200.000 dari 900.000 orang benar-benar tewas.

Yah, mereka semua akan mati secara normal, tetapi kubilang itu cukup beruntung untuk bertahan dengan kurang dari seperempat pasukan.

Aku benar-benar berpikir bahwa Testa dan rekannya telah berlebihan, tetapi sekali lagi, aku tidak pernah memerintahkan untuk menjaga tubuh mereka.

Alasannya sederhana.

Jika pasukan kami mendapat korban sementara mengkhawatirkan hal-hal seperti itu, itu tidak ada artinya.

Itu adalah situasi kami atau mereka, kami itu lebih penting daripada mereka.

Atau lebih tepatnya, aku bukan seorang orang yang terlalu cinta damai dan aku juga tidak memiliki hati yang penuh belas kasih terhadap musuh.

Jadi, beberapa dari mereka yang tidak dapat dihidupkan kembali adalah hal yang paling aku khawatirkan.

Itu benar-benar tidak menggangguku, tapi …… memiliki kepekaan dari seorang dari zaman Jepang modern yang damai, itu adalah perasaan yang tak terlukiskan.

Aku tidak berpikir bahwa aku salah dalam tindakaku, tetapi aku masih belum terbiasa.

Jadi aku dengan munafik berdoa agar jiwa-jiwa itu beristirahat dalam damai.

Meski begitu, aku tidak akan melepaskan dengan mudah pada orang-orang yang telah menyerang wilayahku, dan akan membuat mereka mundur dalam ketakutan.

Saya telah mengkonfirmasikan hasil ritual pada Calgurio dan rekan-rekannya.

Sekarang melakukannya dalam skala yang lebih besar.

700.000 mayat berbaris di pintu masuk Labirin.

Setelah pertempuran usai, Gerudo pergi mengambil tubuh-tubuh itu.

Para korban dari pertarungan lainnya juga dikumpulkan.

Mayat-mayat itu ada yang bisa kami pulihkan.

Sacred Birthday. (TN: nama ritualnya kayaknya XD.)

Calgurio dan rekan-rekannya, yang masih menatapku dari tenda, mata mereka hampir tercengang karena keheranan.

Mereka mungkin akan melihat seperti itu secara permanen.

Yah, bukannya aku peduli.

Mari kita selesaikan ini.

Aku akan memasukkan wadah Kepemilikan pada setiap tubuh.

Dengan bantuan Sihir Suci Alderman, mayat-mayat itu kini telah dipulihkan dengan sempurna.

Baru-baru ini, semua orang telah kekurangan tidur karena bekerja sangat keras.

Sebagai seorang Hantu, Alderman, tidak membutuhkan hal itu.

Itulah yang terjadi, kami merawat tubuh-tubuh itu dalam garis produksi.

Diikuti oleh, γ€ˆArcane Soul Grant〉 daripada γ€ˆArcane Soul Recall〉.

Tidak seperti Regenerasi Jiwa, metode ini jauh lebih menghemat energi.

Ada banyak data yang harus dianalisis untuk setiap orang, tetapi Raphael yang akan mengurusnya.

Aku meninggalkan sebagian besar detail kepada Raphael-sensei.

Itu adalah ritual rumit yang sepertinya tidak akan bisa kulakukan sendiri.

Padahal dari luar, Calgurio dan rekan-rekannya, mungkin mengira aku yang melakukan semua ini.

Beberapa dari mereka bahkan bersujud seolah-olah menyembah Tuhan.

Sekarang, itu membuatku gelisah jadi bisakah kalian berhenti?

Tetapi aku memikulnya tanpa keluhan sampai ritual itu selesai.

Dan dalam keadaan yang tidak nyaman itu, aku menghabiskan waktu sekitar 24 jam berikutnya untuk melakukan γ€ˆArcane Soul Grant〉 pada ~ 700.000 orang.

Keesokan harinya orang-orang yang dihidupkan kembali diberi makan.

Kebingungan setelah kebangkitan jiwa itu tidak terlalu riuh, tetapi juga tidak mudah untuk mengurusnya.

Sejumlah besar nabe, dengan berbagai jenis daging dan sayuran yang dimasukkan, dengan sup dengan rasa yang khas telah disiapkan.

Hangat dan banyak sekali bahan.

Untuk pasukan Kekaisaran, setelah tenang dan memulihkan ingatan mereka, sup ini akan menjadi sumber keaktifan dan kehangatan di luar kata-kata.

Kelaparan mereka telah dipuaskan, ketegangan yang meningkat sekarang hilang.

Mereka menyadari bahwa mereka telah dibunuh satu kali oleh Demon Lord.

Tapi mereka sekarang masih hidup.

Demon Lord telah mengatakan ‘sebagian kehidupan’.

Yakinlah. Tidak akan ada masalah untuk menjalani hidup normal. Tidak ada batasan pada ML , atau membuat anak. (TN: XD !!!)

Tetapi untuk melakukan sesuatu untuk melawan hal terpenting dari Tempest, tentu saja akan ada penalti!

Sebuah ‘kutukan’ di dalam Permata Kepemilikan yang ada di dalam mereka, akan mencegah tindakan apa pun sebagai musuh.

Mereka seharusnya dapat sepenuhnya memahami hal itu.

Ketika semua orang sudah tenang, mereka dijelaskan tentang hal demikian.

Tapi ‘kutukan’ itu sebenarnya tidak diperlukan, kata Calgurio dengan percaya diri.

Tidak ada yang akan cukup bodoh untuk mencoba hal semacam ini lagi.

Beberapa ratus tahun yang lalu, kehancuran yang disebabkan oleh Veldora, hanya menyebabkan ketakutan yang telah menyebar.

Namun menghancurkan kota, membunuh semua penduduk, adalah sesuatu yang bisa dicapai oleh seorang laki-laki.

Apakah itu sebabnya? Bahkan dengan rasa takut, tidak ada yang meragukan akan kemungkinan menang melawan naga badai.

Atau lebih tepatnya, jika beberapa orang selamat, mungkin berita tentang bahaya yang sebenarnya akan menyebar lebih jauh lagi.

Dalam hal itu, mungkin kesalahan dari invasi ini akan dihindari.

Setelah mati sekali, mereka telah dihidupkan kembali.

Semua oleh tangan Demon Lord ini.

Kami manusia yang bodoh telah diingatkan kembali akan kelancangan ucapan kami.

Tidak, apakah dia benar-benar seorang Demon Lord?

Calgurio meragukan fakta dasar ini.

Krishna bahkan mengubah kepercayaannya menjadi Rimuru-ism (TN: kayak madoka aja XD) Dalam semalam.

Well, Karena Calgurio sudah melakukan itu, dia tidak punya keluhan.

Sang Demon Lost memang mengatakan, ‘sebagian kehidupan’ tapi ……

Kenyataannya, tidak ada masalah sama sekali.

Tentu saja, menggunakan skill itu adalah hal yang tidak mungkin, dan sihir lebih sulit untuk dilakukan.

Namun, tubuhnya yang terlatih dengan baik tetap tidak terpengaruh.

Dia bisa hidup sampai tua, dan diizinkan untuk hidup dan berkembang biak seperti manusia lainnya.

Setiap orang sangat bersyukur dan kagum dan tidak ada keraguan bahwa semua rasa permusuhan mereka telah lenyap.

Tapi ada masalah lain.

Posisi mereka telah terbagi pada apakah mereka harus kembali ke Kekaisaran atau tidak.

Di satu sisi ada yang berdebat untuk kembali sementara waktu.

Yang lain, berdebat untuk pindah ke Tempest.

Ada perputaran perbedaan pendapat.

Kedua belah pihak itu cukup masuk akal, mereka yang memiliki keluarga tentu ingin kembali.

Tetapi jika mereka menyatakan sebuah pilihan buruk dalam kata-kata mereka, mereka mungkin akan membuat marah Demon Lord.

Mereka telah diberi pengampunan, jadi mereka jelas tidak akan mencoba hal seperti itu.

Ketika Calgurio merenungkan apa yang harus dilakukan, dia dipanggil oleh Demon Lord.

Dengan beberapa penasihat, ia diberi sebuah pertemuan.

Untuk Calgurio yang gugup,

“Tenanglah. Aku ingin mendapatkan pendapatmu tentang sesuatu. ”

Demon Lord Rimuru tertawa dengan sinis, dengan wajah seorang gadis yang cantik.

Kesimpulannya : Dengan perintah Demon Lord, pendapat mereka itu tidak penting.

Itulah semua kondisinya.

Saat ini, Kekaisaran dan Tempest sedang berperang.

Karena tidak ada gencatan senjata yang telah diumumkan, mereka masih secara resmi merupakan bangsa yang bermusuhan.

Tidak ada persetujuan masa perang, juga tidak ada konsep tawanan perang antara kedua negara. Tapi, Calgurio dan rekan-rekannya yang dihidupkan kembali tidak punya niat untuk tidak mematuhi Demon Lord.

Lebih jauh lagi, perang masih berlangsung.

Dan bahkan Calgurio mengerti bahwa mereka tidak bisa dibiarkan pergi dalam situasi itu.

Bahkan jika Calgurio tidak bisa melakukannya, Kekaisaran masih bisa mengerahkan lebih banyak pasukan dari belakang.

Jadi jelas, mereka harus tinggal di Tempest sampai perang usai.

Dan kemudian Rimuru berbicara,

“Makanan itu tidak gratis, tahu? Kami dapat menangani makanan untuk 300.000 orang oleh diri kami sendiri, tetapi dengan 700.000 orang, kami perlu mendapatkannya dari negara lain. Oleh karena itu, mereka yang makan harus dipekerjakan! “,

Tentang masalah itu. Tentu bukan masalah kecil.

Mereka diperkenalkan kepada Jenderal Gerudo, dan di bawah pengawasannya, pasukan itu harus melakukan pekerjaan konstruksi.

Mereka akan melakukan proyek untuk membangun kota yang ramai bagi lebih dari 300.000 orang.

Mengangkut bijih besi dari tambang akan merepotkan, jadi keputusannya adalah membangun kota di sekitar tambang itu sendiri.

Jenderal Gerudo dengan mudah menerima pekerjaan itu.

“Tampaknya sebagian dari kalian ingin tinggal di sini setelah perang usai, jadi kusarankan untuk kalian bekerja dengan giat. kalian terlihat seperti sekelompok orang yang serakah, bagus. Aku ingin kalian melakukan ekspor skala besar untuk automobiles, jadi bangunlah kota Industri yang menguntungkan dan bermanfaat! ”

Calgurio tidak punya pilihan untuk menolak, dan Demon lord telah berbicara demikian.

Dia tidak sepenuhnya memahami apa yang harus dia lakukan, tetapi dia tahu bahwa sesuatu yang besar telah diharapkan dari mereka.

Semangatnya tinggi, tetapi beberapa keraguan itu tetap ada.

Dia tidak mengeluh, tetapi dia bingung pada monster yang mematuhi keinginan tuan mereka tanpa adanya sebuah pertanyaan.

Buatkan aku sebuah kota!

Mereka harus terlebih dahulu untuk memulai pembangunan kereta api, sesuai dengan perintah.

Jenderal Gerudo tertawa, mengatakan itu adalah waktu yang tepat karena dia kekurangan orang.

Kau adalah orang yang memimpin pasukan, jadi kau pandai mengatur personil bukan? Dia berkata dengan santai.

Apa yang terjadi di negara ini?

Calgurio langsung menghapus pemikiran itu, berpikir itu kasar untuk sang demon lord.

Segera, dia akan terus bekerja sampai ke tulang-tulangnya, tetapi dia tidak menyadari itu.

βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’βˆ’

Ketika Calgurio pergi, Diablo masuk.

“Ini sudah seperti yang direncanakan, Tuanku.”

Aku mengangguk sebagai jawaban.

Kami telah membiarkan seorang tikus yang kebingungan melarikan diri, membuatnya percaya bahwa pasukan Kekaisaran telah kalah.

Dengan itu, tentara yang telah terhapus ―― secara harfiah ―― akan dianggapnya begitu.

Krishna datang kepadaku, seakan mengakuinya, dengan berita bahwa Kaisar sedang berusaha mengadakan kontak darurat dengannya, tetapi aku meninggalkan masalah itu pada diablo.

Tubuh wanita bernama Miranda tidak dapat ditemukan, jadi dia adalah tikus itu, dengan kata lain, mata-mata Yuuki.

Kemungkinan besar, dia adalah salah satu dari 3 bos Cerberus.

Calgurio dikendalikan olehnya tanpa dia sadari.

Seolah tertipu, dia tergoda oleh keserakahan, tetapi pria itu mungkin tidak menyadarinya.

Merasakan kekalahan Calgurio yang sangat telah, dia telah lari seperti angin tetapi …… jelas telah terdeteksi oleh Diablo yang ada di sana.

Selanjutnya, Souei yang tahu hutan ini seperti punggung tangannya sendiri, juga mengamatinya, jadi tidak ada yang dapat menyelinap pergi.

Kami dengan rela membiarkannya menyampaikan informasi kepada Kekaisaran dan Yuuki.

Jika mereka meminta pernyataan damai sekarang, itu akan baik-baik saja.

Tetapi jika mereka masih tidak berencana untuk berhenti, kami benar-benar akan menyelesaikan mereka saat ini.

Terutama Yuuki, yang akan menyakitkan jika dilepaskan.

Bahkan jika kami berdamai dengan Kekaisaran, aku ingin mendapatkan si brengsek itu.

Perang terus berlanjut. Kami harus memukul mereka di tempat yang sakit.

Pertahanan kali ini adalah kemenangan penuh kami.

Aku mengancam Calgurio dengan masalah akan makanan, tetapi masalahnya sebenarnya tidak sebesar itu.

Ramuan Pemulihan telah didistribusikan, dan banyak pasukan kami yang terluka.

Dan sebagian hutan sedang dibangun kembali, jadi itulah kerugian kami.

Tapi kami mendapatkan 3 God-tier, armor legendaris.

Dan sebesar 940.000 jiwa manusia.

Itu adalah kemenangan yang sangat besar.

Aku masih harus memilih siapa di antara bawahan-bawanku yang akan kupilih untuk berevolusi, tetapi aku akan mengumumkannya segera.

Tentu saja, semua akan berada dalam keheningan.

Perang belum berakhir.

Aku tentu saja tahu tentang 300 pesawat terbang yang datang dari rute laut.

Kami belum bisa bersantai.

Tidak boleh dimabukkan akan sebuah kemenangan, tetapi beberapa hadiah dan hukuman sudah beres.

Aku tidak berpikir kesetiaan mereka telah memudar dengan kedatanganku sebagai Demon Lord, tetapi aku masih ingin menguji mereka.

Setelah selesai, kami akan mengurus rute laut.

Kali ini giliranmu. (TN: Veldora?)

Dengan cara seperti ini, Tempest menangkis invasi dari Kekaisaran, dan akan melanjutkan pada serangan balik.

Komentar

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset